Canberra (ANTARA) - Kebijakan cadangan gas Australia yang baru mewajibkan pengekspor gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) menyisihkan 20 persen ekspor gas untuk pasar domestik, demikian disampaikan Menteri Energi Australia Chris Bowen pada Kamis (7/5) di Sydney.
Kebijakan baru tersebut akan mulai berlaku pada 1 Juli 2027.
"Ini adalah model yang dikalibrasi dengan cermat untuk memastikan kepentingan nasional Australia diprioritaskan," ujar Bowen
Ia menambahkan bahwa Australia akan selalu menjadi pemasok energi yang andal, tetapi kebutuhan Australia akan selalu dipenuhi terlebih dahulu.
Menteri Sumber Daya Australia Madeleine King mengatakan kebijakan tersebut menandai pergeseran struktural yang sangat penting dan bersejarah, serta mengatakan bahwa kebijakan itu dapat menciptakan jarak permanen antara harga gas internasional dan domestik.
"Harga pasar gas tidak akan lagi menjadi sandera bagi pasar internasional," kata King.
Bowen juga mengatakan kebijakan tersebut akan memutus keterkaitan gas Australia dengan lonjakan di pasar internasional serta berpotensi mendorong harga bergerak menurun.
Australia merupakan salah satu pengekspor LNG terbesar di dunia, menempati posisi sebagai pengekspor LNG terbesar ketiga di dunia pada 2023, menurut Geoscience Australia.
Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.