Jembatan Garuda yang melintasi Kali Anak Sentiong ini menghubungkan antara dua kelurahan, yaitu antara Kelurahan Pademangan Timur dengan Sunter Agung
Jakarta (ANTARA) - Jajaran TNI AD membangun Jembatan Garuda untuk membantu masyarakat di wilayah Pademangan, Jakarta Utara beraktivitas.
Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pembangunan Jembatan Perintis yang dijalankan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Komandan Kodim 0502/Jakarta Utara, Kolonel Inf. Mohammad Syaifuddin Fanany mengatakan, jembatan tersebut dibangun oleh personelnya dan dibantu masyarakat.
Baca juga: Presiden terima laporan 300 jembatan perintis selesai dibangun dalam tiga bulan

"Jembatan Garuda yang melintasi Kali Anak Sentiong ini menghubungkan antara dua kelurahan, yaitu antara Kelurahan Pademangan Timur dengan Sunter Agung," kata Fanany saat jumpa pers di Jakarta Utara, Jumat.
Menurut Fanany, sebelumnya kondisi jembatan tersebut sangat rusak dan terbilang berbahaya untuk digunakan masyarakat setempat. Dia menyebut beberapa bagian jembatan yang terbuat dari kayu mulai keropos akibat sering terkena air saat terjadi banjir.
Kondisi jembatan tersebut pun dilaporkan oleh Babinsa setempat ke Kodim untuk diajukan diperbaiki. Berdasarkan temuan itu, personel Kodim 0502/Jakarta Utara pun langsung menerjunkan personelnya untuk membangun jembatan.
Dia melanjutkan, pembangunan jembatan itu memakan waktu hingga 33 hari. Setelah selesai dibangun, jembatan lalu diresmikan oleh Pangdam Jaya Letjen TNI Dedy Suryadi dan selanjutnya bisa digunakan masyarakat.
Fanany mengatakan, ke depan pihaknya akan kembali membangun ataupun memperbaiki jembatan-jembatan lain di wilayah Jakarta Utara.
Baca juga: Seskab: Presiden terima laporan 280 jembatan perintis rampung dibangun
Dengan adanya pembangunan jembatan ini, Fanany berharap masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam siaran pers resmi mengatakan, TNI AD telah berhasil membangun 336 jembatan di beberapa tempat, termasuk di wilayah bencana yakni Aceh, Padang dan Sumatera Utara.
Jumlah tersebut, lanjut Maruli, akan terus bertambah karena hingga saat ini saja pihaknya masih membangun 908 jembatan.
Dia melanjutkan, pembangunan itu akan terus berlangsung hingga jumlah jembatan mencapai lebih dari 7.000, sesuai dengan target program Pembangunan Jembatan Perintis.
Maruli melanjutkan, program pembangunan jembatan ini membuktikan bahwa TNI AD tidak hanya fokus pada pertahanan wilayah saja melainkan juga terhadap program kemakmuran rakyat.
Baca juga: TNI bangun Jembatan Garuda untuk buka isolasi warga Aceh Tengah
Pewarta: Walda Marison
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.