Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo mengatakan penguatan jaringan internasional di Papua dapat membuat Indonesia berdaya saing tidak hanya memberi akses digital pada masyarakat tapi juga meningkatkan keberagaman jalur konektivitas internasional Indonesia.
“Konektivitas yang kuat akan membuka peluang ekonomi baru, memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan digital, serta memperkuat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat secara lebih merata,” kata Wamenkomdigi Angga dalam kegiatan peresmian Kabel Laut Pukpuk di Jayapura, Papua, Jumat.
Angga lebih lanjut mengatakan pembangunan infrastruktur digital menjadi salah satu bagian penting dari agenda prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Baca juga: Kemkomdigi bersinergi untuk cetak talenta sistem komunikasi kabel laut
Kehadiran jaringan internasional di Papua sebagai representasi Indonesia Timur, menjadikan Papua sebagai salah satu simpul penting konektivitas internasional terutama di Asia Pasifik.
“Indonesia itu luas. Indonesia bukan hanya di Jawa. Dari Sabang sampai Merauke adalah Indonesia. Karena itu pembangunan konektivitas tidak boleh hanya terpusat di wilayah utama, tetapi juga harus menjangkau Papua dan Indonesia Timur,” kata Angga.
Wamen Angga menyebut Indonesia memiliki peluang besar berkembang sebagai pusat konektivitas dan ekosistem digital kawasan Asia Pasifik seiring semakin kuatnya pembangunan infrastruktur digital nasional.
Baca juga: ASKALSI menilai jaringan kabel bawah laut di Indonesia belum memadai
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah terus mendukung kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan pelaku industri untuk mempercepat transformasi digital nasional.
“Kolaborasi seperti yang kita lihat hari ini menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan digital dapat diwujudkan secara bersama-sama,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek konektivitas internasional tersebut yang telah diinisiasi sejak 2016 dan berhasil diwujudkan setelah melalui berbagai tantangan.
Baca juga: RI kembangkan kabel optik bawah laut perkuat sistem deteksi tsunami
Pemerintah berharap penguatan infrastruktur digital di Papua dapat mempercepat pemerataan pembangunan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital global.
“Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek ini,” kata Angga menutup pernyataannya.
Baca juga: Pemprov Kepri menyambut baik konektivitas kabel bawah laut antarnegara
Baca juga: Tiga perusahaan bangun kabel bawah laut genjot digitalisasi luar Jawa
Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.