...Untuk perjalanan Commuter Line Rangkasbitung pada lintas tersebut saat ini dilayani dengan sistem manual

Kabupaten Tangerang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter menyebutkan aktivitas Commuter Line di lintas Stasiun Daru-Stasiun Parung Panjang mengalami gangguan teknis akibat aksi vandalisme berupa pencurian kabel counting head pada Jumat (8/5) dini hari.

"Untuk perjalanan Commuter Line Rangkasbitung pada lintas tersebut saat ini dilayani dengan sistem manual," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dalam keterangannya yang terkonfirmasi di Tangerang, Jumat.

Ia mengatakan, akibat pencurian ini, sistem otomatis persinyalan perkeretaapian pada lintas tersebut mengalami gangguan, pasalnya kabel atau perangkat ini merupakan salah satu fasilitas prasarana vital untuk operasional perjalanan kereta api.

"Saat ini kami melalui petugas terkait sudah berada di lokasi untuk melakukan perbaikan dan penggantian kabel yang dicuri," ujarnya.

Ia bilang, hingga pukul 09.00 WIB, sebanyak enam perjalanan Commuter Line Rangkasbitung mengalami keterlambatan antara 14 hingga 24 menit akibat pengaturan perjalanan secara manual tersebut.

Aksi vandalisme terhadap perangkat perkeretaapian tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat.

Dimana, pihaknya mengingatkan bahwa pelaku pencurian prasarana perkeretaapian dapat dijerat hukum sesuai undang-undang yang berlaku.

"Pelaku dapat dikenakan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun sesuai dengan Pasal 197 UU No. 23 Tahun 2007. Pasal tersebut menyatakan bahwa setiap orang yang menghilangkan, merusak, dan/atau melakukan perbuatan yang mengakibatkan tidak berfungsinya prasarana perkeretaapian dipidana dengan penjara paling lama 3 tahun," ungkapnya.

Demi keselamatan dan keamanan bersama, KAI Commuter mengimbau semua pihak untuk menjaga fasilitas umum kereta api.

"KAI Commuter memohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung pada pagi hari ini imbas tindak vandalisme oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," kata dia.

Baca juga: Terpopuler, KRL alami gangguan hingga harga solar naik lagi

Baca juga: KRL "green line" alami kendala akibat percikan api, penumpang menumpuk di Tanah Abang

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.