Beijing (ANTARA) - Aviation Industry Corporation of China (AVIC) mengumumkan bahwa empat pilot kapal udara (air ship) pertama China yang dilatih secara mandiri telah menerima lisensi pilot komersial mereka dari Administrasi Penerbangan Sipil China.

Hal itu menandai terobosan dalam kemampuan negara tersebut untuk membina awak penerbangan kapal udara (air ship)-nya sendiri.

Pencapaian ini mengisi kesenjangan talenta penting seiring kapal udara berawak buatan dalam negeri China, Xiangyun AS700, bergerak menuju operasi komersial skala besar, kata AVIC dalam rilis persnya pada Rabu (6/5).

Keempat pilot tersebut, yang berasal dari perusahaan klien dan pengembang kapal udara, menyelesaikan program pelatihan komprehensif yang disetujui oleh regulator penerbangan, yang meliputi studi teori, simulasi, dan pelatihan penerbangan aktual.

Mereka melakukan lebih dari 400 kali uji coba lepas landas dan pendaratan dengan AS700 sebelum dinyatakan lulus ujian akhir.

AS700, kapal udara berawak pertama China yang mengantongi sertifikat tipe dan produksi, telah menerima 44 pesanan, menurut pengembang kapal udara tersebut, Institut Penelitian Kendaraan Khusus AVIC.

Menurut AVIC, mengingat setiap kapal udara membutuhkan dua hingga tiga pilot, pesanan yang ada saat ini saja telah menciptakan permintaan untuk hampir 100 pilot terkualifikasi. Angka ini diperkirakan akan melonjak lebih jauh seiring berkembangnya ekonomi ketinggian rendah.

AVIC mengungkapkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat, institut tersebut berencana meluncurkan sekolah penerbangan kapal udara pertama di China, membangun platform pelatihan terstandardisasi, serta meningkatkan program pelatihan pilot dan instruktur.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.