Istanbul (ANTARA) - Lima pelaut dilaporkan hilang dan 10 lainnya terluka setelah serangan AS menghantam kapal kargo Iran di dekat Selat Hormuz dan Teluk Oman pada Kamis malam (7/5), menurut seorang pejabat Iran.
Mohammad Radmehr, gubernur distrik Minab di Iran selatan, mengatakan sebuah kapal kargo sipil milik warga distrik Kolahi di Minab dihantam oleh AS di dekat jalur air strategis tersebut, menurut kantor berita Iran, Mehr.
Kapal tersebut terbakar setelah dihantam di perairan lepas pantai distrik Minab, katanya.
Radmehr mengatakan 15 pelaut berada di atas kapal pada saat kejadian.
"Para pelaut yang terluka telah dipindahkan ke rumah sakit, sementara kelompok lokal dan tim penyelamat sedang berusaha menentukan nasib para pelaut yang tersisa," tambahnya.
Pejabat Iran itu menggambarkan penargetan kapal komersial sebagai tanda dari apa yang disebutnya sebagai "keputusasaan" musuh.
Insiden itu terjadi beberapa hari setelah media Iran melaporkan bahwa pasukan angkatan laut AS menargetkan apa yang digambarkan Washington sebagai kapal rudal Korps Garda Revolusi Islam di Selat Hormuz.
Media Iran kemudian mengeklaim bahwa kapal-kapal tersebut adalah kapal penangkap ikan dan kargo sipil.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Menlu Rubio: Serangan baru AS ke Iran bukan bagian Epic Fury
Baca juga: Gedung Putih akan rilis dokumen UFO bertahap mulai Jumat
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.