Moskow (ANTARA) - Presiden Dewan Eropa Antonio Costa mengatakan para pemimpin Eropa untuk tetap berupaya mempertahankan hubungan dengan Amerika Serikat meskipun Presiden Donald Trump seringkali melontarkan retorika yang keras
"Kita harus berupaya mempertahankan apa yang telah kita miliki [dengan AS]... dan kita bekerja keras untuk tetap tenang dan mempertahankan hubungan yang telah terjalin," kata Costa dalam sebuah acara di Italia pada Kamis.
Menurut laporan Financial Times, Costa menyebut prioritas Uni Eropa saat ini adalah menjaga stabilitas perdagangan, mempertahankan kerja sama di NATO, dan memastikan seluruh pihak tetap terlibat.
Menanggapi kritik Trump terhadap Uni Eropa, Costa mengatakan Eropa tidak terlalu aktif merespons lewat media sosial.
“Kami lahir pada era 1950-an. Kami tidak terlalu pandai bermain media sosial. Kami memilih tidak menanggapi setiap unggahan,” katanya.
Sebelumnya pada 1 Mei, Trump mengumumkan rencana menaikkan tarif mobil dan truk impor dari Uni Eropa menjadi 25 persen dengan alasan blok tersebut tidak memenuhi komitmen perdagangan terhadap AS.
Pada Kamis, Trump mengatakan dirinya telah berbicara dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan sepakat memberi waktu kepada Uni Eropa hingga 4 Juli untuk menjalankan bagian dari kesepakatan dagang.
Trump memperingatkan Washington akan mengenakan tarif yang “jauh lebih tinggi” apabila kesepakatan tersebut tidak dipenuhi.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Trump ultimatum Uni Eropa hingga 4 Juli, ancam tarif jauh lebih tinggi
Baca juga: Kanselir Jerman: AS tetap jadi mitra terpenting di NATO
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.