Damaskus (ANTARA) - Otoritas Suriah pada Kamis (7/5) mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji (liquefied petroleum gas/LPG), dengan alasan kenaikan harga minyak global, biaya transportasi yang lebih tinggi, dan tekanan regional yang terus berlanjut yang memengaruhi sektor energi.

Menurut Syrian Petroleum Company, harga solar naik menjadi 88 sen dolar AS (1 dolar AS = Rp17.362) per liter dari 75 sen; harga bensin oktan 90 naik menjadi 1,10 dolar AS per liter dari 85 sen; bensin oktan 95 naik menjadi 1,15 dolar AS per liter dari 91 sen.

Seorang pria mengisi bahan bakar di ebuah pom bensin di Damaskus, Suriah, pada 8 Mei 2026. (ANTARA/Xinhua/Monsef Memari)

Orang-orang mengisi bahan bakar di sebuah pom bensin di Damaskus, Suriah, pada 8 Mei 2026. (ANTARA/Xinhua/Monsef Memari)

Pewarta: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.