Jakarta (ANTARA) - Kapten Persija Rizky Ridho mengungkapkan kekecewaan timnya kembali merantau untuk menjalani laga kandang Super League sehingga menghilangkan tabu naik pesawat hanya untuk menjalani laga kandang.

Kali ini, Rizky dan Persija harus berlaga di Stadion Segiri, Samarinda, saat memainkan laga pekan ke-32 melawan Persib esok Minggu pukul 15.30 WIB yang seharusnya digelar di Jakarta.

"Kali ini saya main kandang tapi naik pesawat, dan itu bukan sebuah alasan. Kita sudah datang di sini berarti kita sudah siap untuk pertandingan besok,” kata Rizky dalam jumpa pers prapertandingan di Samarinda, Sabtu.

Jakmania kembali mendapatkan kerugian bahwa untuk kesekian kalinya tak mampu menyaksikan tim kesayangannya bertanding melawan musuh bebuyutan Persib di Jakarta selama tujuh tahun lamanya.

Terakhir kali Persija melawan Persib di Jakarta adalah pada 2019 yang berakhir 1-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Baca juga: Pelatih Persija sayangkan timnya tak bisa jamu Persib di Jakarta

Kendati demikian, di mana pun Macan Kemayoran bertanding, di situ pasti ada Jakmania. Kabarnya, stadion yang merupakan kandang Borneo itu akan dipenuhi oleh Jakmania yang datang jauh-jauh dari Jakarta untuk mendukung tim kesayangannya.

Melihat ini, Rizky mengaku sangat termotivasi sehingga berharap tiga poin dimenangkan timnya untuk membuat Jakmania yang hadir di Stadion Segiri bangga.

“Ya, saya sangat berterima kasih dan Jakmania selalu ada di mana pun kami bermain. Dan saya sangat termotivasi juga tentunya ada dukungan dari Jakmania. Dan sekarang Jakmania hadir karena memang regulasinya kita main home dan suporter home memang harus hadir,” kata Ridho.

“Dan kami sangat senang kita mendapatkan tenaga tambahan untuk pertandingan besok, dan ya kita harus balas itu dengan kemenangan,” tambah dia.

Baca juga: Persija bidik tiga poin di Samarinda

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.