Jakarta (ANTARA) - Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara mengurangi produksi sampah lewat gerakan pilah sampah yang dilakukan serentak di daerah setempat.
“Berkat kolaborasi seluruh pihak, volume sampah yang dikirim ke RDF Rorotan dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang berhasil ditekan,” kata Lurah Rorotan, Ahmad Fitroh dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan gerakan ini berhasil menekan volume sampah hingga 6,5 ton dari total produksi sampah harian sekitar 40 ton.
Menurut dia, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah tapi kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Masyarakat sebagai penghasil sampah memiliki kewajiban ikut mengolah dan memilah sampahnya sendiri,” kata dia.
Seluruh elemen masyarakat seperti RT, RW, LMK, Dasawisma, Posyandu hingga Jumantik dilibatkan untuk melakukan edukasi secara masif kepada warga.
Ahmad mengatakan, daya tampung TPST Bantargebang yang semakin penuh menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk mulai mengubah pola pengelolaan sampah dari sumbernya.
Oleh karena itu, Kelurahan Rorotan bersama Sudin Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara menggencarkan edukasi dan penyediaan sarana pendukung pemilahan sampah di lingkungan warga.
Berbagai fasilitas seperti ember organik, drop point, losida, komposter hingga bioreaktor disiapkan di lingkungan RT dan RW. Setiap RT bahkan memiliki dua hingga empat titik drop point untuk memudahkan warga membuang sampah organik yang sudah dipilah dari rumah.
Sampah organik yang terkumpul kemudian dibawa ke TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk diolah menjadi bubur pakan ternak seperti maggot, ayam, dan bebek.
“Jadi, sampah tidak langsung dibuang ke RDF atau Bantargebang, tetapi dimanfaatkan kembali,” kata Ahmad.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menjadikan wilayah Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing sebagai proyek percontohan pemilahan sampah mandiri sehingga sampah yang dibuang nantinya menjadi lebih tersaring.
“Kami terus mendorong optimalisasi pengelolaan sampah melalui program percontohan (pilot project) pemilahan sampah 100 persen di wilayah Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman.
Baca juga: Pramono umumkan gerakan pilah sampah dari rumah dimulai Minggu
Baca juga: Pramono sudah teken Ingub soal pilah sampah dari rumah
Baca juga: Wali Kota Jakut ajak masyarakat aktif pilah sampah
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.