Ketiganya menghadirkan inovasi strategis yang memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi operasional pembangkit, peningkatan reliability, hingga pengurangan emisi karbon di sektor ketenagalistrikan.

Prima melalui inovasi "MODERATOR" atau Modifikasi Oil Cooler menghadirkan solusi peningkatan efisiensi sistem pendinginan oli pembangkit yang berdampak pada optimalisasi kinerja peralatan serta penurunan potensi downtime.

Sementara, Agung mengembangkan "DOTA" atau Digitalization Online Tube Boiler Analysis, suatu sistem analisis berbasis data real-time yang memungkinkan deteksi dini anomali boiler, sehingga meningkatkan keandalan operasional pembangkit melalui pendekatan pemeliharaan prediktif.

Baca juga: PLN IP integrasikan PLTS dengan monetisasi karbon global

Sedangkan, Herowiko menghadirkan inovasi "Improvement Direct Blending Biomassa" yang mendukung implementasi cofiring biomassa dengan efisiensi lebih tinggi dan emisi lebih rendah.

"Inovasi-inovasi tersebut menjadi salah satu kontribusi nyata PLN Indonesia Power dalam mendukung agenda transisi energi dan target net zero emission Indonesia," kata Bernadus.

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.