Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT PLN Indonesia Power (PLN IP) Bernadus Sudarmanta menyebutkan bahwa budaya inovasi terus tumbuh di lingkungan perusahaan.
"Inovasi menjadi fondasi kami dalam menjaga pasokan listrik tetap andal, efisien, dan semakin hijau menuju masa depan energi yang berkelanjutan," ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Hal tersebut disampaikan Bernadus menanggapi perolehan penghargaan Satyalancana Wira Karya Tahun 2025 kepada tiga inovator muda PLN Indonesia Power.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi kepada para penerima penghargaan yang dinilai telah menunjukkan dedikasi dan kontribusi nyata bagi sektor energi nasional.
Baca juga: PLN IP ajak pegawai terapkan gaya hidup hijau lewat Clean Energy Day
"Satyalancana ini bukan tanda untuk berhenti berprestasi, melainkan kekuatan untuk terus melaju lebih cepat. Rakyat Indonesia menunggu hasil kerja keras kita bersama untuk menghadirkan listrik yang andal, energi yang bersih, industri yang maju, dan masyarakat yang semakin sejahtera," ujarnya.
Bernadus menambahkan penghargaan ini bukan hanya pengakuan atas prestasi individu, tetapi juga bukti bahwa perusahaan terus melahirkan inovator yang menjadi motor penggerak keandalan energi Indonesia.
"Capaian ini semakin mempertegas komitmen PLN Indonesia Power dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan guna memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung transformasi menuju sistem ketenagalistrikan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan," ujarnya.
Adapun ketiga inovator muda PLN Indonesia Power yang meraih penghargaan adalah Prima Galih Pratama, Agung Suharwanto, dan Herowiko Thama Nurahman.
Ketiganya menghadirkan inovasi strategis yang memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi operasional pembangkit, peningkatan reliability, hingga pengurangan emisi karbon di sektor ketenagalistrikan.
Prima melalui inovasi "MODERATOR" atau Modifikasi Oil Cooler menghadirkan solusi peningkatan efisiensi sistem pendinginan oli pembangkit yang berdampak pada optimalisasi kinerja peralatan serta penurunan potensi downtime.
Sementara, Agung mengembangkan "DOTA" atau Digitalization Online Tube Boiler Analysis, suatu sistem analisis berbasis data real-time yang memungkinkan deteksi dini anomali boiler, sehingga meningkatkan keandalan operasional pembangkit melalui pendekatan pemeliharaan prediktif.
Baca juga: PLN IP integrasikan PLTS dengan monetisasi karbon global
Sedangkan, Herowiko menghadirkan inovasi "Improvement Direct Blending Biomassa" yang mendukung implementasi cofiring biomassa dengan efisiensi lebih tinggi dan emisi lebih rendah.
"Inovasi-inovasi tersebut menjadi salah satu kontribusi nyata PLN Indonesia Power dalam mendukung agenda transisi energi dan target net zero emission Indonesia," kata Bernadus.
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.