Jakarta (ANTARA) -

Lenovo, perusahaan teknologi asal China yang dikenal memproduksi laptop, PC, tablet, hingga perangkat gaming, dikabarkan segera meluncurkan ponsel gaming terbaru Lenovo Legion Y70 (2026) di China pada 19 Mei mendatang.

Melansir dari Gizmochina pada Minggu waktu setempat, perangkat dengan nomor model XT2611 sebelumnya telah muncul di platform sertifikasi 3C China yang mengungkap dukungan pengisian cepatnya.

Kini, perangkat tersebut juga muncul di basis data Geekbench dan mengungkap sejumlah spesifikasi utama, termasuk chipset, RAM, dan sistem operasi yang digunakan.

Baca juga: Redmi K90 Ultra dibocorkan jadi ponsel "gaming" berfitur kelas atas

Dalam daftar Geekbench, perangkat tercatat sebagai Motorola XT2611-1. Meski demikian, perangkat itu diperkirakan akan dipasarkan di China dengan nama Legion Y70.

Berdasarkan data benchmark, Legion Y70 ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 yang dipadukan dengan RAM 16GB dan sistem operasi Android 16.

Perangkat tersebut mencatat skor 2.615 poin untuk pengujian single-core dan 6.681 poin untuk multi-core di Geekbench.

Baca juga: HP gaming iQOO Z10 Turbo+ dirilis dengan chip Dimensity 9400+

Laporan lain menyebut Legion Y70 akan hadir dengan layar OLED 6,8 inci (17,3 cm) beresolusi 2K dan refresh rate 144Hz.

Ponsel ini juga dikonfirmasi membawa baterai berkapasitas 8.000mAh dengan dukungan pengisian cepat 90W. Industri ponsel gaming sekarang seperti lomba siapa yang bisa memasukkan spesifikasi laptop ke benda yang masih muat di saku celana. Kadang berhasil, kadang saku celananya yang menyerah.

Untuk menjaga suhu tetap stabil saat bermain gim, Lenovo disebut membekali perangkat ini dengan sistem pendingin VC seluas 5.500 mm², material thermal liquid gold 12W, serta gel penghantar panas 10W.

Legion Y70 dikabarkan akan tersedia dalam pilihan warna hitam dan putih.

Baca juga: Infinix HOT 60 Pro HP dilego mulai Rp1,9 jutaan di Indonesia

Baca juga: Rekomendasi 8 HP gaming 2 jutaan terbaik 2025 dengan performa lancar

Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.