Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menargetkan perusahaan menjadi orkestrator logistik nasional dan internasional melalui penguatan profesionalisme, modernisasi, serta kemampuan adaptif mendukung ketahanan pangan dan distribusi.
"Harapan kami ke depan sesuai dengan visi Bulog yaitu Bulog bukan hanya sebagai peserta penyalur logistik nasional, namun kelak ke depan sebagai orkestrator logistik nasional maupun orkestrator logistik internasional," kata Rizal di Jakarta, Senin.
Rizal menyampaikan visi tersebut saat membuka Bazar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perum Bulog yang digelar di Jakarta.
Menurutnya, Bulog ke depan tidak hanya berperan sebagai penyalur logistik pangan, melainkan berkembang menjadi pengelola utama rantai pasok pangan berskala nasional hingga internasional secara terintegrasi.
Baca juga: Dirut Bulog: Stok beras 5,23 juta ton aman hingga tahun depan
Dengan menjadi orkestrator logistik, Bulog tidak hanya bertindak sebagai pelaksana fisik pengiriman atau penyimpanan barang (operator), tetapi berevolusi menjadi pengelola utama yang mengatur, merencanakan, dan mengintegrasikan seluruh rantai pasok pangan, baik nasional maupun internasional.
Transformasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi Bulog dalam menghadapi tantangan distribusi pangan yang semakin kompleks di tengah dinamika kebutuhan masyarakat dan perkembangan perdagangan global.
"Ulang tahun Bulog ke-59 atau milad-nya Bulog ke-59, harapan kami milad ini ke depan memberikan semangat kepada seluruh karyawan Bulog untuk lebih berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara," ucap Rizal.
Lebih lanjut Rizal mengatakan peringatan HUT ke-59 Bulog menjadi momentum memperkuat semangat seluruh karyawan agar terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa melalui sektor pangan nasional yang strategis.
Baca juga: Bulog bagikan 1.000 paket sembako gratis dan GPM peringati HUT ke-59
Pada usia ke-59 tahun, Bulog berkomitmen untuk semakin profesional, modern, dan adaptif dalam menjalankan tugas pelayanan publik sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional secara berkelanjutan.
Ia juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia, termasuk keluarga besar Bulog, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung transformasi perusahaan ke depan.
Rizal menambahkan rangkaian perayaan ulang tahun Bulog tahun ini dilaksanakan sederhana sesuai arahan pimpinan dengan mengedepankan kegiatan sosial dan kebersamaan dibandingkan kegiatan yang bersifat seremonial berlebihan.
Dalam rangkaian kegiatan itu, Bulog menggelar bazar dan Gerakan Pangan Murah (GPM), penyaluran 1.000 paket sembako gratis kepada warga penerima manfaat yang berhak, hingga santunan anak yatim serta donor darah sebagai bagian dari kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.