Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan melakukan kunjungan kerja ke Jakarta pada 11-13 Mei 2026 untuk bertemu Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan sejumlah pejabat senior Indonesia.
Kementerian Luar Negeri Singapura melalui pernyataan yang dikutip dari laman resminya di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan bilateral yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Singapura.
“Kunjungan ini menegaskan persahabatan yang telah lama terjalin antara Singapura dan Indonesia serta komitmen bersama untuk terus memperkuat kerja sama bilateral,” kata Kementerian Luar Negeri Singapura dalam pernyataannya.
Menteri Balakrishnan akan didampingi sejumlah pejabat dari Kementerian Luar Negeri Singapura selama kunjungan berlangsung, tambah pernyataan tersebut.
Kunjungan Balakrishnan berlangsung di tengah eratnya hubungan kedua negara dalam sejumlah sektor strategis, mulai dari investasi, ekonomi digital, transisi energi, hingga kerja sama ASEAN.
Menlu Balakrishnan dan Menlu Sugiono sebelumnya telah beberapa kali bertemu dalam forum ASEAN sejak Sugiono menjabat Menteri Luar Negeri RI pada Oktober 2024, termasuk pada Pertemuan Menteri Luar Negeri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina pada 7 Mei 2026.
Singapura juga menjadi salah satu mitra ekonomi utama Indonesia, termasuk melalui kerja sama kawasan Batam-Bintan-Karimun (BBK) dan pembahasan Digital Economy Framework Agreement (DEFA) ASEAN.
Pada 15-16 Juni 2025, Presiden Indonesia Prabowo Subianto berkunjung ke Singapura dan bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong pada Leaders’ Retreat. Kedua pemimpin menegaskan komitmen kedua negara memperdalam kerja sama strategis.
Baca juga: Singapura apresiasi upaya RI atas evakuasi korban erupsi Gunung Dukono
Baca juga: Kemhan RI perkuat kerja sama militer dengan Singapura
Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.