...Paling tidak kita boleh buka warung kopi di masjid

Jakarta (ANTARA) - Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (Angkasa) Malaysia menyalurkan sejumlah infak pemberdayaan ekonomi umat berbasis koperasi masjid di wilayah Pasaman Barat, Sumatera Barat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI.

Penyerahan infak berjumlah 3.000 Ringgit Malaysia (sekitar Rp13 juta) untuk koperasi diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden Angkasa Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail kepada perwakilan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat beberapa waktu lalu.

"Paling tidak kita boleh buka warung kopi di masjid. Orang datang beribadah juga boleh duduk dan minum kopi. Dari situ ekonomi umat boleh berkembang," katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Sementara, Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Baznas RI Rizaludin Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi kedua belah pihak yang telah terjalin sejak Februari lalu dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan koperasi masjid.

Baca juga: Baznas perkuat ekonomi UMKM mustahik di Temanggung lewat Program Zmart

"Ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat yang terintegrasi dengan sistem pengelolaan zakat nasional," ujarnya.

Rizaludin menyoroti masjid memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi umat. Ia berharap kehadiran Angkasa dapat meningkatkan kapasitas koperasi masjid di Indonesia, baik dari sisi tata kelola maupun skala usaha.

"Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan ekonomi. Jangan karena terlalu konservatif, kita justru meninggalkan kemaslahatan yang lebih besar," kata Rizaludin.

Adapun Bupati Pasaman Barat, Yulianto menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai pengembangan koperasi yang diinisiasi Baznas dan Angkasa sejalan dengan program pemerintah pusat yang saat ini mendorong penguatan koperasi di daerah.

"Alhamdulillah saat sekarang Bapak Presiden Prabowo juga sedang menggalakkan koperasi merah putih. Tentunya kami sebagai pimpinan daerah akan menjalankan program-program pemerintah dengan sebaik-baiknya," ucap Yulianto.

Diketahui, dalam kesempatan tersebut turut diserahkan pula bantuan untuk hewan kurban untuk penyintas bencana di Kabupaten Pasaman Barat dan Agam, masing-masing senilai RM7.500 (sekitar Rp33 juta).

Baca juga: Baznas perkuat ekonomi berbasis majelis taklim lewat Program BMMT

Baca juga: Kemenkop-MUI teken kerja sama pemberdayaan ekonomi umat lewat koperasi

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.