Presiden Jokowi ajak pengusaha Inggris investasi di Indonesia

Presiden Jokowi ajak pengusaha Inggris investasi di Indonesia

Perdana Menteri Inggris David Cameron (kiri) menyambut Presiden Joko Widodo saat tiba di Number 10 Downing Street, London, Inggris, Selasa (19/4/2016). (REUTERS/Stefan Wermuth )

Sangat jelas bahwa dunia saat ini menghadapi banyak tantangan, dimulai dari transisi perekonomian Tiongkok, tantangan keamanan dan sosial yang terjadi di Eropa, hingga perlambatan ekonomi di berbagai negara di dunia. Menurut saya solusinya sederhana,
London (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pengusaha Inggris untuk berinvestasi di Indonesia sebagai salah satu solusi dalam menghadapi perlambatan ekonomi dunia.

Presiden Jokowi mengatakan hal itu saat menyampaikan pidatonya pada acara Forum Bisnis Para Pengusaha Indonesia dan Pengusaha Kerajaan Inggris di Hotel Mandarin Oriental London, Rabu.

"Sangat jelas bahwa dunia saat ini menghadapi banyak tantangan, dimulai dari transisi perekonomian Tiongkok, tantangan keamanan dan sosial yang terjadi di Eropa, hingga perlambatan ekonomi di berbagai negara di dunia. Menurut saya solusinya sederhana, keep calm and invest in Indonesia," kata Presiden.

Di depan para pengusaha kedua negara, Presiden meyakinkan bagaimana Indonesia merupakan negara destinasi yang pantas untuk investasi.

Di tengah perlambatan ekonomi dunia, Indonesia masih bisa menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik. "Saat perkiraan pertumbuhan hanya 4,8 persen, tapi kita malah bisa mencapai pertumbuhan di angka 5,04 persen di kuarter ke-4 tahun 2015. Saya yakin Indonesia telah memiliki perekonomian yang stabil," ucap Presiden.

Pembangunan infrastruktur dan investasi disebut Presiden sebagai dua mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini. Presiden mengatakan, sejak masa kepemimpinannya sebagai Presiden, pemerintah telah meluncurkan berbagai pembangunan infrastruktur terbesar sepanjang sejarah Republik Indonesia.

"Anda bisa cek jurnalis anda di Indonesia, anda bisa menanyakan ke duta besar anda di Jakarta, saya yakin mereka akan kaget dengan banyaknya pembangunan infrastruktur di Indonesia sekarang ini," ujar Presiden.

Untuk meyakinkan pengusaha, Presiden mengatakan akan terus melakukan reformasi ekonomi dengan dua prinsip fundamental yaitu keterbukaan dan persaingan.

"Saya di sini untuk meyakinkan anda, bahwa kami akan terus melakukan reformasi, kita akan terus menyederhanakan perizinan, dan kita akan terus membuka ekonomi kita," tegas Presiden.

Pewarta: Agus Salim
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar