Lhasa (ANTARA) - Namgtal Drolma, yang kini berusia 35 tahun, menjadi pekerja perawat anak di sebuah panti kesejahteraan di Lhasa, Daerah Otonom Xizang, China, sejak awal 2019.

Bersama rekan-rekannya, dia selalu mendampingi anak-anak selama 24 jam sehari, dengan hanya mengambil cuti 40 hari setiap tahunnya.

Hal-hal yang mereka hadapi setiap hari adalah masalah-masalah sepele namun menantang, seperti balita yang mengotori celananya, siswa sekolah dasar yang bandel, serta remaja yang sedang mengalami pubertas dan memberontak.

Selama hampir delapan tahun, Namgtal benar-benar merasakan kehangatan melalui waktu yang dihabiskannya untuk mendampingi dan merawat anak-anak.

Pada malam menjelang Hari Ibu di China tahun ini, yang diperingati pada 10 Mei, Namgtal menerima syal hada, yang melambangkan kemurnian dan keberuntungan, serta hadiah-hadiah lain dari anak-anak.

Namgtal Drolma mengganti seprai anak-anak di sebuah panti kesejahteraan di Lhasa, Daerah Otonom Xizang, China, pada 9 Mei 2026. (Xinhua/Jigme Dorje)
Namgtal Drolma (kiri) mendengarkan Lhapa Drolma, seorang gadis yang tinggal di panti kesejahteraan tempat dia bekerja, membacakan surat yang ditulis untuknya di Lhasa, Daerah Otonomi Xizang, China, pada 9 Mei 2026. (Xinhua/Jigme Dorje)

Namgtal Drolma (tengah) bermain gobang, sebuah permainan papan, dengan anak-anak di sebuah panti kesejahteraan di Lhasa, Daerah Otonom Xizang, China, pada 9 Mei 2026. (Xinhua/Jigme Dorje)

Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.