Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu menggencarkan sosialisasi Gerakan Pilah Sampah kepada masyarakat di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Tidung Ceria, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan agar aktivitas tersebut mulai dilakukan masyarakat.
“Kegiatan tersebut merupakan upaya mendorong masyarakat, agar mulai melakukan pemilahan dan pengolahan sampah langsung dari sumbernya,” kata Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat dan Penataan Hukum Sudin LH Kepulauan Seribu, Riza Lestari Ningsih di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, aksi ini merupakan tindak lanjut sosialisasi Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
Melalui kegiatan, ini pihaknya mengedukasi masyarakat mengenai jenis sampah serta cara pengolahannya agar masyarakat dapat mulai memilah sampah sejak dari rumah.
Ia mengatakan dalam sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pengelompokan sampah organik, anorganik, B3, dan residu, termasuk tata cara pengelolaan yang tepat untuk masing-masing jenis sampah.
Riza menambahkan kegiatan ini juga dilaksanakan di wilayah Kelurahan Pulau Panggang dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurangan sampah dari lingkungan rumah tangga.
Dirinya berharap seluruh warga Pulau Tidung dapat menerapkan kebiasaan memilah sampah secara konsisten di rumah.
Hal ini bertujuan mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.
“Jika 100 persen warga Pulau Tidung sudah melakukan pemilahan sampah di rumah sehingga sampah tidak lagi seluruhnya dibawa ke Bantar Gebang,” katanya.
Baca juga: Pemprov DKI lakukan evaluasi gerakan pilah sampah setiap dua minggu
Baca juga: Pramono minta hotel, restoran, dan kafe lakukan gerakan pilah sampah
Baca juga: ASN dan warga Kepulauan Seribu diajak terapkan gerakan pilah sampah
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.