Kemarin sore jamaah kita Kloter 2 sudah menerima Baitul Asyi di penginapannya, dengan jumlah dana sebesar 2.000 riyal, dibagikan oleh pengurus Baitul Asyi
Banda Aceh (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan jamaah calon haji Aceh mulai menerima dana wakaf Baitul Asyi sebesar 2.000 riyal atau sekitar Rp9,3 juta per orang (kurs Rp4.668).
"Kemarin sore jamaah kita Kloter 2 sudah menerima Baitul Asyi di penginapannya, dengan jumlah dana sebesar 2.000 riyal, dibagikan oleh pengurus Baitul Asyi," kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal, di Banda Aceh, Selasa.
Ia menyampaikan penyerahan dana wakaf Baitul Asyi tersebut diberikan kepada Kloter 2 terlebih dahulu karena Kloter 1 masih berada di Madinah dan baru bergerak ke Makkah pada Kamis (14/5).
"Selanjutnya akan dijadwalkan lagi Kloter 3 hingga seterusnya. Sedangkan Kloter 1 masih di Madinah, bakal mendapatkan dana Baitul Asyi ketika sudah berada di Makkah," ujarnya.
Baca juga: Pemerintah Aceh minta dana wakaf Baitul Asyi 3.000 riyal per JCH
Sebagai informasi, jamaah calon haji Aceh setiap tahunnya mendapatkan dana kompensasi wakaf dari Hotel Baitul Asyi di Makkah dengan jumlah berbeda-beda setiap musim haji.
Baitul Asyi merupakan lembaga wakaf produktif di Makkah yang didirikan oleh tokoh Aceh bernama Habib Bugak Al-Asyi pada awal 1800-an. Aset ini dikelola menjadi hotel mewah yang hasilnya dibagikan sebagai kompensasi wakaf kepada setiap jamaah asal Aceh.
Selain dana Baitul Asyi, lanjut Arijal, jamaah calon haji Aceh juga telah mendapatkan biaya hidup sekitar 750 riyal atau sebesar Rp3,5 juta per orang, diserahkan saat mereka berada di Asrama Haji.
"Living cost (biaya hidup) dibagikan saat masuk di asrama, pada saat pembagian dokumen-dokumen lainnya di Aula Jeddah (Asrama Haji Embarkasi Aceh)," katanya.
Baca juga: PPIH: 2.352 calon Haji Aceh sudah berada di Tanah Suci
Artinya, secara keseluruhan jamaah Aceh tahun ini menerima uang sebanyak 2.750 riyal atau setara Rp12,8 juta per orang dari penerimaan dana wakaf Baitul Asyi dan biaya hidup oleh Pemerintah Indonesia.
Dalam kesempatan ia juga menyampaikan bahwa kondisi jamaah calon haji Aceh yang sudah berada di Arab Saudi semuanya dalam kondisi sehat dan belum ada keluhan masalah kesehatan.
"Alhamdulillah, kondisi jamaah sampai hari ini dalam kondisi sehat, semua tidak ada keluhan yang sakit, mereka masih melakukan umrah, beristirahat," Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal.
Baca juga: PPIH: Seluruh JCH Aceh ditempatkan di wilayah Jarwal
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.