Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kabupaten Kepulauan Seribu merampungkan perbaikan tanggul pemecah gelombang atau breakwater yang roboh akibat diterjang air pasang di sisi utara RT 01/01 Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu Utara.
“Perbaikan dilakukan untuk menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi sekaligus memberikan rasa aman bagi warga sekitar,” kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Kepulauan Seribu, Mustajab, di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan kerusakan terjadi sejak beberapa bulan lalu akibat tingginya gelombang dan air pasang yang menyebabkan kubus masif penyusun tanggul bergeser.
Ia menjelaskan perbaikan tanggul sepanjang kurang lebih seratus meter tersebut melibatkan lima personel Pasukan Biru.
Pengerjaan dimulai sejak 7 Mei 2026 dan kini seluruh proses perbaikan telah rampung dilakukan.
Perbaikan dilakukan dengan pengikatan kubus berongga pada tanggul pemecah ombak sebagai bentuk perkuatan struktur agar susunan kubus tidak mudah terhempas saat diterjang gelombang laut yang kuat.
“Perkuatan ini dilakukan agar tanggul dapat berfungsi lebih optimal dalam menahan gelombang laut,” katanya.
Dirinya berharap tanggul yang telah diperkuat tersebut dapat melindungi area permukiman warga di Pulau Kelapa Dua dari dampak gelombang pasang dan abrasi.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas pengaman pantai ini agar tetap berfungsi dengan baik dan berkelanjutan,” kata dia.
Baca juga: BRIN kembangkan BRINlock, teknologi infrastruktur pantai pemecah ombak
Baca juga: Pemkab rampungkan perbaikan tanggul pemecah gelombang Pulau Panggang
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.