Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa pembangunan LRT Jakarta Fase 1B dengan rute Velodrome-Manggarai tetap mengedepankan keamanan, meski ditargetkan beroperasi penuh pada Agustus mendatang.
“Keamanan untuk LRT, MRT itu top priority. Walaupun dikebut, sebenarnya bukan dikebut, karena memang harus selesai pada bulan Agustus nanti sudah beroperasi penuh. Dan itu memang sudah ditetapkan,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu.
Saat ini uji coba rute tersebut sudah dimulai, sehingga dipastikan LRT tersebut akan aman untuk dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Dalam uji coba ada yang rangkaiannya berapa, headway-nya berapa, itulah yang dilakukan sekarang. Harapan saya nanti Agustus begitu diresmikan akan beroperasi sepenuhnya,” jelas Pramono.
Diketahui, proses pembangunan LRT Jakarta Fase 1B dengan rute Velodrome-Manggarai sudah mulai dibangun pada Oktober 2023.
Fase 1B merupakan lanjutan dari Fase 1A (Pegangsaan Dua - Velodrome), sehingga total rute akan membentang sepanjang 12,2 km dari Pegangsaan Dua hingga Manggarai.
Adapun rute ini memiliki lima stasiun baru yakni Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan berakhir di Stasiun Manggarai.
Stasiun ini akan mengintegrasikan LRT Jakarta dengan KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh. Per awal Mei 2026, pembangunan fisik mencapai lebih dari 91 persen dengan uji coba segmen pertama telah dilakukan pada 30 April 2026.
Baca juga: LRT Jakarta Fase 1 B mulai uji coba jalur Velodrome-Manggarai
Baca juga: Pramono pertimbangkan pembangunan LRT rute Manggarai–Dukuh Atas
Baca juga: Jakpro proyeksi penumpang LRT Jakarta fase 1B tembus 80 ribu orang
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.