Dengan adanya selisih mutasi itu, total jamaah haji NTB menjadi 5.804 orang. Sementara jumlah petugas kloter yang sebanyak 60 orang
Mataram (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Amin, menyampaikan jamaah dan petugas haji yang tergabung dalam Embarkasi Lombok tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sudah tiba di Tanah Suci, Arab Saudi.
"Alhamdulillah, seluruh proses pemberangkatan jamaah calon haji Embarkasi Lombok berjalan lancar dan saat ini sebanyak 5.862 calon haji dan petugas haji NTB sudah berada di Tanah Suci," kata Lalu Amin di Mataram, Rabu.
Ia mengatakan, pada tahap rencana keberangkatan, jumlah awal jamaah haji NTB tercatat sebanyak 5.798 orang. Jumlah tersebut kemudian mengalami penyesuaian akibat mutasi antarprovinsi.
"Mutasi masuk antarprovinsi sebanyak 26 calon haji, sedangkan mutasi keluar antarprovinsi sebanyak 20 calon haji, sehingga terdapat selisih mutasi enam calon haji," ujarnya.
Baca juga: Anggota Komisi VIII DPR RI nilai Embarkasi Makassar layak jadi contoh
Menurut dia, dengan adanya selisih mutasi itu, total jamaah haji NTB menjadi 5.804 orang. Sementara jumlah petugas kloter yang sebanyak 60 orang.
"Total rencana keberangkatan Embarkasi Lombok mencapai 5.864 orang, terdiri dari 5.804 calon haji dan 60 petugas," terang Lalu Amin.
Ia menambahkan, terdapat dua calon haji cadangan naik yang belum dapat diberangkatkan karena terkendala penerbitan visa.
"Ada dua orang cadangan naik yang visa hajinya belum terbit sehingga belum dapat diberangkatkan bersama kloter lainnya," ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh jamaah haji asal NTB yang telah tiba di Arab Saudi akan terus mendapatkan pendampingan dan pelayanan maksimal selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Baca juga: Ombudsman tinjau layanan haji ramah Lansia di Embarkasi Banjarmasin
Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.