Program LCC ini sudah terbukti merupakan program sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang efektif, jadi harus dilanjutkan
Jakarta (ANTARA) - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengatakan evaluasi menyeluruh program Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tengah dilakukan untuk bisa dilanjutkan dengan lebih baik lagi.
Menurutnya, program LCC merupakan program yang baik untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kepada seluruh masyarakat Indonesia, termasuk generasi muda siswa-siswi SMA sebagai bagian dari pendidikan nilai-nilai kebangsaan.
"Program LCC ini sudah terbukti merupakan program sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang efektif, jadi harus dilanjutkan. Saat Saya kunjungan ke daerah, masyarakat termasuk siswa-siswi sekolah sangat antusias atas acara ini," kata Neng Eem dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Setjen MPR nonaktifkan dewan juri-MC di LCC Empat Pilar Kalbar
Neng Eem mendukung langkah cepat yang dilakukan Sekretariat Jenderal MPR RI yang menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian Dewan Juri sehingga menyebabkan polemik terkait pelaksanaan LCC Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat.
Fraksi PKB juga mengapresiasi keputusan Sekjen MPR yang menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara (MC) pada kegiatan LCC ini, serta menerima masukan dari masyarakat untuk melakukan evaluasi menyeluruh
"Fraksi PKB sepakat atas keputusan Sekjen MPR, bahwa apa yang terjadi di final LCC di Kalimantan Barat, harus jadi pelajaran bagi panitia agar kedepannya tidak terjadi lagi," katanya menegaskan.
Adapun evaluasi menyeluruh yang harus dilakukan, kata dia, meliputi semua aspek, baik aspek teknis pelaksanaan, mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaan ke depan nanti dapat semakin baik, transparan dan akuntabel.
Baca juga: Hetifah dorong final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar diulang
Fraksi PKB juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan acara LCC ini, dan akan terus mengawal proses evaluasi yang dilakukan Sekjen MPR agar pelaksanaan LCC kedepannya semakin baik.
Sebelumnya, Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara (MC) pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat imbas polemik kesalahan penilaian.
“Terkait ramainya pemberitaan di media sosial … mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan dewan juri dan MC pada kegiatan LCC ini,” tulis pernyataan Setjen MPR RI yang diterima di Jakarta, Selasa.
Setjen MPR RI menyampaikan permohonan maaf dan mengakui adanya kelalaian dewan juri dalam babak final yang diselenggarakan di Pontianak pada Sabtu (9/5) tersebut.
Baca juga: MPR sampaikan permohonan maaf terkait LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.