India merupakan pasar terbesar gambir Sumbar. Oleh karena itu, kita berharap pengusaha India dapat berinvestasi dalam pengembangan industri hilirisasi gambir,
Kota Padang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi bersama Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty membahas investasi hilirisasi gambir hingga kerja sama penguatan kebudayaan yang bisa dilakukan kedua belah pihak.
"India merupakan pasar terbesar gambir Sumbar. Oleh karena itu, kita berharap pengusaha India dapat berinvestasi dalam pengembangan industri hilirisasi gambir," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kota Padang, Rabu.
Menurut dia, dengan berinvestasi di sektor hilirisasi gambir maka akan ada peluang pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat di Ranah Minang. Hal ini otomatis juga akan berdampak positif bagi kesejahteraan petani gambir yang umumnya berada di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Limapuluh Kota.
Pada pertemuan itu, eks Wali Kota Padang itu turut menawarkan kawasan Padang Industrial Park sebagai lokasi potensial investasi bagi investor India.
Baca juga: BP BUMN bahas hilirisasi gambir dan pertanian dengan Pemda Sumbar
Selain sektor investasi, kedua pihak turut membahas peluang kerja sama kesehatan dan pendidikan. Bahkan, India membuka kesempatan pelatihan bagi aparatur sipil negara khususnya di bidang kesehatan dan pengentasan kemiskinan.
"India cukup maju di sektor kesehatan, termasuk pengembangan obat-obatan dan tenaga medis," katanya.
Di bidang budaya dan pariwisata, Sumbar mengajak kolaborasi lewat kegiatan Serak Gulo yang rutin digelar di Kota Padang setiap tahunnya pada Desember.
"Kita ingin kolaborasikan budaya Serak Gulo dengan budaya India agar festival ini semakin besar dan menarik," ujarnya.
Baca juga: Kementan-BUMN bahas rencana hilirisasi gambir asal Sumbar
Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty mengatakan, terdapat peluang besar untuk menjalin kerja sama antara India dan Sumbar salah satunya di bidang ekonomi.
"Anda adalah produsen gambir terbesar di dunia, sementara India merupakan konsumen katekin terbesar yang dihasilkan dari gambir," ujarnya.
Selain hilirisasi gambir, India juga membuka peluang investasi di sektor energi terbarukan dan kesehatan, termasuk kerja sama pendidikan antara Universitas Andalas dengan sejumlah universitas di India.
"Kami juga menawarkan program beasiswa dan pelatihan bagi pejabat Pemprov Sumbar. Banyak peluang kerja sama yang sudah dibahas, tinggal bagaimana menindaklanjuti," kata Sandeep.
Baca juga: Gubernur: Pemerintah segera bangun pabrik pengolahan gambir di Sumbar
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.