Beirut (ANTARA) - Sejumlah jet tempur Israel menyerang 28 wilayah berpenduduk di Lebanon selatan dan timur pada Selasa (12/5), menurut sumber militer Lebanon di lapangan yang dikutip RIA Novosti pada Rabu.

"Pada Selasa, pesawat musuh menyerang 27 permukiman di Lebanon selatan dan satu wilayah berpenduduk di timur negara itu," kata sumber tersebut.

Selain itu, 20 permukiman juga terkena tembakan artileri Israel. Di kota perbatasan Khiam dan Deir Mimas, pasukan Israel menghancurkan sejumlah bangunan tempat tinggal dengan bahan peledak, ujarnya.

Serangan di Kota Nabatieh serta di Jibshit dan Kfardounin menewaskan 13 orang dan melukai 14 lainnya, menurut pejabat kesehatan Lebanon.

Baca juga: Tujuh orang tewas dan tujuh Lainnya luka-luka akibat serangan Israel di Lebanon

Pada hari yang sama, dua petugas penyelamat tewas akibat serangan udara di wilayah selatan, kata dinas pertahanan sipil Lebanon.

Dua orang juga dilaporkan tewas dalam dua serangan Israel yang menargetkan kendaraan di jalan raya dekat Jiyeh, sekitar 25 kilometer selatan Beirut.

Salah satu kendaraan disebut membawa makanan dan bantuan kemanusiaan bagi warga yang dievakuasi dari Lebanon selatan, kata sumber tersebut.

Menurut data terbaru Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan 2.882 orang dan melukai 8.768 lainnya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: PBB: Situasi kemanusiaan di Lebanon kian memburuk

Baca juga: Kemenko Polkam: Pasukan TNI bisa ditarik jika UNIFIL tidak mampu lindungi prajurit

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.