Jakarta (ANTARA) - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong Pelabuhan Tanjung Carat, Sumatera Selatan, menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) yang difokuskan untuk mendukung pengembangan industri hilirisasi.
"Pelabuhan Tanjung Carat akan kita dorong menjadi pelabuhan atau kawasan ekonomi khusus hilirisasi ke depannya," kata Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu di Jakarta, Rabu.
Langkah tersebut sebagai upaya strategis, mengingat wilayah itu didukung kedekatan dengan sumber komoditas, infrastruktur logistik, hingga pasokan energi yang telah tersedia.
Ia menjelaskan pula pengembangan Tanjung Carat merupakan pengganti dari kawasan Tanjung Api-Api yang statusnya telah dicabut.
Oleh karena itu, pihaknya kini mendorong pengembangan kawasan Tanjung Carat sebagai pusat kegiatan hilirisasi yang terintegrasi dengan pelabuhan dan dukungan infrastruktur lainnya.
"Tanjung Carat ini sebenarnya adalah replacement daripada Tanjung Api-Api, karena Tanjung Api-Api kan sudah ditutup dan sudah dicabut statusnya, makanya Pelabuhan Tanjung Carat ini sudah menjadi PSN dan di wilayah tersebut memang kita rencana untuk melakukan juga menjadi area kawasan ekonomi khusus untuk hilirisasi," kata Todotua.
Menurutnya, pemilihan Tanjung Carat sebagai calon KEK hilirisasi didasarkan pada sejumlah keunggulan strategis yang dimiliki kawasan tersebut, seperti lokasi yang dekat dengan sumber komoditas yang akan diolah melalui kegiatan hilirisasi.
"Dekat kepada komoditi, sumber potensi komoditi yang akan dilakukan kegiatan hilirisasi memang ada di situ, kemudian di situ nanti interline pelabuhannya, logistiknya ada," ujarnya.
Selain itu, Todotua menambahkan kawasan tersebut juga telah didukung infrastruktur kelistrikan yang memadai untuk menopang kebutuhan industri ke depan.
"Dan, di wilayah ini juga sudah ada transmisi gardu listrik supporting yang dari arah beberapa pembangkit listrik yang ada di Sumatera Selatan. Dan, ini memang infrastrukturnya sudah siap, tinggal kita 'bungkus' kegiatan di ujungnya," kata Todotua.
Baca juga: BKPM perkuat pengembangan Pelabuhan Tanjung Carat untuk pacu logistik
Baca juga: Menko IPK: Pelabuhan Tanjung Carat harus dibangun terintegrasi
Baca juga: Sumsel targetkan groundbreaking Pelabuhan Tanjung Carat pada 2026
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.