Banjarmasin (ANTARA) - Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan memberangkatkan Kloter 14 yang merupakan jamaah calon haji (JCH) asal Kota Banjarmasin dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) ke Tanah Suci.
Menurut Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalsel H Eddy Khairani di Asrama Haji Kota Banjarbaru, Rabu, Kloter 14 membawa 360 calon haji yang diberangkatkan dari Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah, Arab Saudi pada hari ini pukul 08.15 Wita.
"Alhamdulillah semua berjalan lancar," ujarnya.
JCH Kloter 14 akan langsung ke Kota Makkah untuk melaksanakan proses ibadah haji, yakni umrah wajib.
Menurut dia, kesiapan jamaah sejak dari embarkasi menjadi faktor penting agar perjalanan ibadah dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis.
Dia mengingatkan para jamaah baik yang sudah diberangkatkan atau yang belum agar menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan panjang menuju Arab Saudi.
Baca juga: Bangun super team, PPIH mantapkan sinergi jelang puncak haji
Menurut Eddy, pelaksanaan ibadah haji memerlukan stamina yang prima, terlebih cuaca di Tanah Suci saat ini cukup panas, sehingga jamaah harus mampu menjaga kebugaran tubuh dan mengatur aktivitas dengan baik.
Selain itu, Eddy Khairani juga meminta seluruh jamaah menjaga kekompakan dan kebersamaan selama berada di Tanah Suci.
Dengan keberangkatan JCH Kloter 14 ini, total calon haji yang sudah diberangkatkan dari Embarkasi Banjarmasin sebanyak 5.032 orang yang berasal dari Kalsel dan Kalteng.
Embarkasi Banjarmasin pada musim haji tahun ini memberangkatkan sebanyak 19 kloter, yakni 14 kloter dari Kalsel dan lima kloter dari Kalteng.
Total calon haji Embarkasi Banjarmasin sebanyak 6.822 orang, yakni dari Kalsel 5.197 orang dan Kalteng 1.561 orang.
Baca juga: 95 calon haji Sumedang berangkat menuju Tanah Suci lewat BIJB
Pewarta: Sukarli
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.