Batam (ANTARA) - Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) percepat transmigrasi lokal ke Rempang Eco City dengan mencatat total warga yang telah menempati kawasan hunian baru berjumlah 242 KK atau 842 jiwa.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam untuk mendukung program Kementerian Transmigrasi.

“Ini bagian komitmen BP Batam yang mengedepankan konsep transmigrasi lokal dalam upaya mendukung pembangunan Rempang,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kamis.

Baca juga: BP Batam pulihkan lahan bekas tambang pasir ilegal di kawasan bandara

la juga memastikan seluruh tahapan berjalan tertib, aman dan mengedepankan pendampingan humanis terhadap masyarakat yang bergeser.

"Kami berharap, kawasan Rempang Eco-City dapat menjadi lingkungan baru yang lebih nyaman dan produktif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi generasi mendatang," ujar Ariastuty.

Sejak awal Mei, sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 31 jiwa berpindah ke kawasan baru. Dengan rincian, 3 KK bergeser pada 5 Mei 2026, menyusul sebanyak 4 KK pada 11 Mei 2026 dan 3 KK sehari kemudian.

Baca juga: BP Batam dukung pengembangan proyek pusat data skala besar

Ariastuty menambahkan bahwa BP Batam juga memastikan bahwa setiap warga yang bergeser mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan.

“Warga yang bergeser ke Rempang Eco-City mendapatkan rumah baru yang layak huni dan juga pendampingan selama proses adaptasi di lingkungan baru,” katanya.

Bukan hanya sekadar memindahkan penduduk, BP Batam bersama instansi terkait juga berupaya menciptakan pusat perekonomian baru melalui program ini.

"Dengan investasi di Rempang, kami ingin industri yang hadir mampu menyerap tenaga kerja lokal. Sehingga taraf ekonomi masyarakat juga ikut bertumbuh dengan hadirnya investasi di kampung mereka," kata dia.

Baca juga: BP Batam catat ekspor Batam ke AS naik 30,71 persen di awal 2026

Baca juga: Pelantikan 3 deputi BP Batam perkuat struktur dan fokus investasi

Pewarta: Amandine Nadja
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.