Yerusalem (ANTARA) - Pejabat Israel dan Lebanon memulai perundingan damai putaran ketiga di Washington, Amerika Serikat (AS), pada Kamis (14/5), kata seorang pejabat pemerintah Israel kepada Xinhua.
Perundingan diperkirakan akan berlanjut pada Jumat (15/5), meskipun belum jelas apakah kedua belah pihak telah cukup dekat untuk membuat kemajuan dalam perundingan tersebut.
Negosiasi diadakan di gedung Departemen Luar Negeri AS, kata pejabat itu, yang enggan disebutkan namanya. Israel diwakili oleh Duta Besar (Dubes) Israel untuk AS, Yechiel Leiter, dan sejumlah pejabat keamanan senior. Sementara itu, delegasi Lebanon diwakili oleh Dubes Lebanon untuk AS, Nada Hamadeh Mouawad, dan mantan dubes Lebanon untuk AS, Simon Karam.
Menurut pejabat Israel yang enggan disebut identitasnya itu, pembicaraan diadakan untuk melucuti senjata Hizbullah dan mencapai kesepakatan mengenai pembentukan hubungan resmi dengan Lebanon.
Israel ingin mempertahankan kebebasan untuk melakukan operasi udara dan darat terhadap Hizbullah sampai persetujuan tercapai, sementara Lebanon menuntut Israel untuk menarik pasukannya dari wilayah Lebanon, mengakhiri serangan Israel, dan menghentikan penghancuran desa-desa di dekat perbatasan.
Putaran pertempuran terbaru dari konflik Israel-Lebanon dimulai 2 Maret, ketika Hizbullah menembakkan roket ke arah Israel, yang tidak menimbulkan kerusakan. Israel membalas dengan serangan udara besar-besaran dan invasi darat.
Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.