Sigi (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi dengan magnitudo 4,8 dan kedalaman 10 kilometer mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Sabtu pukul 16.34 WITA.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu Djati Cipto Kuncoro mengatakan gempa tersebut dengan kedalaman 10 kilometer tidak berpotensi tsunami, serta berlokasi di darat pada jarak 21 km Utara Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

"Jadi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Palukoro," kata Cipto di Palu.

Ia mengemukakan episenter gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 1,20 Lintang Utara (LU) - 119,89 Bujur Timur (BT).

"Berdasarkan estimasi peta guncangan dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di Kabupaten Sigi dengan skala intensitas IV MMI dan Kota Palu dengan skala intensitas III MMI," ucapnya.

Menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hingga pukul 17.00 WITA hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 kejadian gempa bumi susulan yakni magnitudo 1,7 dengan kedalaman 5 kilometer," sebutnya.

Cipto mengingatkan kepada seluruh masyarakat di Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Sigi untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pewarta: Moh Salam
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.