Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mendukung penuh pelaksanaan agenda nasional ketahanan pangan dengan menggelar panen jagung bersama kelompok tani binaan di Kampung Dandang, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu.

Kegiatan tersebut juga bersamaan dengan peresmian 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan Panen Jagung Kuartal II Tahun 2026 secara serentak yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto berpusat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya, Sabtu, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan Polda Metro Jaya terhadap program prioritas pemerintah, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan dan pelayanan masyarakat.

​"Polda Metro Jaya mendukung pelaksanaan agenda Bapak Presiden Prabowo, yakni peresmian 166 SPPG Polri dan Panen Jagung Kuartal II Tahun 2026. Ini bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional," katanya.

Budi juga menjelaskan panen yang dilakukan di Cisauk dilakukan di atas lahan seluas 1,3 hektare yang dikelola oleh kelompok tani setempat dengan menanam komoditas jagung varietas NK 212 produk Syngenta.

"​Pada tahap ini, area yang dipanen mencapai 0,5 hektare dengan estimasi hasil produksi sekitar 3 ton jagung pipil kering," katanya.

​Budi menambahkan hasil panen tersebut nantinya akan didistribusikan untuk mendukung rantai pasok pangan strategis, mulai dari pasokan ke Bulog, peternak ayam petelur dan ayam potong, pabrik keripik jagung, hingga pelaku UMKM olahan pangan.

Budi juga menjelaskan Polda Metro Jaya tengah memperkuat infrastruktur logistik lewat pembangunan Gudang Ketahanan Polri di Business Park, Jalan Raya Kalibaru, Kabupaten Tangerang.

"​Gudang dengan luas mencapai 4.278 meter persegi tersebut diproyeksikan mampu menampung hingga 10.000 ton jagung. Saat ini, progres pembangunan fasilitas logistik tersebut telah mencapai 95,79 persen," ucap Budi.

​Sementara itu terkait infrastruktur pemenuhan gizi, Budi menyebut sudah ada 27 unit SPPG yang beroperasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Selain itu, 17 unit dalam persiapan operasional, dan 22 unit lainnya masih dalam proses pembangunan.

​"Pada peresmian serentak oleh Presiden hari ini, terdapat 14 SPPG di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang turut diresmikan," tambah Budi.

Ia menambahkan tiga SPPG di antaranya sudah mengadopsi energi ramah lingkungan dengan menggunakan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG), yaitu SPPG Sawangan, SPPG Jati Asih, dan SPPG Tajurhalang.

​Polda Metro Jaya berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, kelompok tani, pelaku usaha, Bulog, serta masyarakat demi menjaga kesinambungan produksi dan jalur distribusi pangan.

​"Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi memberi manfaat nyata bagi petani, masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan di wilayah hukum Polda Metro Jaya," ucap Budi.

Baca juga: Kapolri: Panen jagung Polri capai 3,9 juta ton pada 2025

Baca juga: Prabowo resmi awali panen raya jagung dan pembangunan gudang pangan

Baca juga: Polri siapkan 166 SPPG untuk diresmikan Presiden di Tuban

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.