Bangkok (ANTARA) - Pemerintah Thailand akan menyelidiki secara menyeluruh penyebab tabrakan kereta dan bus di Bangkok serta akan membantu para korban luka, kata Perdana Menteri (PM) Anutin Charnvirakul pada Sabtu (16/5) malam waktu setempat di lokasi kecelakaan.
Sekitar pukul 15.40 waktu setempat, sebuah kereta yang melaju dari Provinsi Chachoengsao menuju Bang Sue di Bangkok bertabrakan dengan sebuah bus di perlintasan kereta di pusat Bangkok, memicu kebakaran yang disertai suara ledakan kecil.
Sejumlah mobil dan sepeda motor lainnya juga terlibat dalam insiden tersebut.
Tim penyelamat bergegas menuju lokasi untuk memadamkan api dan melakukan operasi penyelamatan.
Kobaran api telah sepenuhnya dipadamkan, dan seluruh korban luka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan delapan orang tewas dan 32 lainnya terluka, kata Kementerian Transportasi Thailand dalam sebuah pernyataan.
Seluruh korban tewas merupakan penumpang bus tersebut.
Dilaporkan bahwa seorang warga negara China yang mengalami luka ringan dalam kecelakaan tersebut dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan telah meninggalkan rumah sakit dalam keadaan selamat.
Pewarta: Xinhua
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.