Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengajak pemuda terlibat membangun kawasan transmigrasi melalui program riset dan pengabdian Ekspedisi Patriot.

"Generasi muda terutama, yang diharapkan berada di depan karena Indonesia membutuhkan tenaga dan pemikiran terbaik kita," kata Menko AHY di Jakarta, Minggu.

Ajakan tersebut disampaikan AHY saat menghadiri kegiatan Patriot Move 2026 yang dirangkaikan dengan lari bersama peserta Ekspedisi Patriot pada momentum Car Free Day di Bundaran HI Jakarta.

Menurut AHY, program Ekspedisi atau Transmigrasi Patriot menjadi langkah strategis Kementerian Transmigrasi dalam menghadirkan generasi muda unggul untuk membantu pengembangan kawasan transmigrasi melalui riset, inovasi, serta pengabdian langsung kepada masyarakat setempat.

Baca juga: ITB paparkan sejumlah temuan dan rekomendasi pengembangan transmigrasi

Sebagai Menko yang membawahi Kementerian Transmigrasi, AHY mengaku bangga karena pada tahun lalu pemerintah berhasil memberangkatkan 2.000 peserta Ekspedisi Patriot menuju 154 kawasan transmigrasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk menjalankan penelitian lapangan.

Ia menjelaskan para peserta berasal dari berbagai kampus terbaik Indonesia yang memiliki semangat pengabdian tinggi dan siap menghadapi tantangan ketika diterjunkan langsung ke kawasan transmigrasi yang jauh dari keluarga mereka.

Menurutnya, mahasiswa yang mengikuti Ekspedisi Patriot tidak hanya melakukan penelitian, tetapi juga memberikan masukan kepada pemerintah dalam mengembangkan kawasan transmigrasi dari sisi ekonomi, sosial, dan pembangunan infrastruktur daerah.

Ia menilai banyak kawasan transmigrasi masih membutuhkan perhatian negara agar pertumbuhan ekonomi berjalan merata sehingga manfaat pembangunan nasional dapat dirasakan masyarakat hingga wilayah terpencil dan tertinggal di Indonesia.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.