Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengaku bangga salah satu putra daerah itu Sabolah Al Kalamby dipercaya menjabat Komisaris PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) pengelola Pertamina Sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Pengangkatan Sabolah menjadi Komisaris MGPA oleh PT InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), diharapkan bisa menjadi komunikator yang baik antara pengelola Pertamina Sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dengan warga sekitar.

"Saya mengucapkan selamat dan ikut bangga salah satu anak muda terbaik di Lombok Tengah diberi kepercayaan duduk di manajemen pengelola Sirkuit Mandalika," ujar Iqbal kepada media di Mataram, Minggu.

Iqbal percaya Sabolah bisa menjadi komunikator yang baik antara MGPA dengan masyarakat sekitar Sirkuit Mandalika. Musababnya, Sabolah merupakan pemuda yang tumbuh besar di kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.

Baca juga: Eks pembalap nasional Ananda Mikola jadi direktur utama MGPA

"Beliau adalah anak asli Lingkar Mandalika. Karena itu beliau adalah simbol penguatan integrasi Kawasan Mandalika dengan Masyarakat di lingkar Mandalika dan masyarakat NTB pada umumnya," ujar Eks Dubes Indonesia untuk Turki itu.

Iqbal menitipkan pesan kepada ITDC, MGPA beserta jajaran pejabat yang baru agar pembangunan di Mandalika harus berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Sebelumnya, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menunjuk aktivis senio Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Nusa Tenggara Barat Sabolah Al Kalamby sebagai Komisaris MGPA pengelola Pertamina Sirkuit Mandalika di KEK Mandalika.

Penunjukan tersebut menjadi bagian dari restrukturisasi jajaran direksi dan komisaris MGPA untuk memperkuat pengembangan wisata olahraga (sport tourism) dan penyelenggaraan event internasional di Mandalika.

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.