Lubuk Basung (ANTARA) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan pendampingan di Desa Wisata Koto Gadang, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat guna mengembangkan destinasi wisata dan meningkatkan sumber daya manusia di daerah itu.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam Kazman Zaini di Lubuk Basung, Minggu, mengatakan tim dari Kemenpar turun untuk melakukan pendampingan pada 18-22 Mei 2026.
"Tim Kemenpar melakukan pendampingan di Desa Wisata Koto Gadang selama lima hari," katanya.
Ia mengatakan hari pertama pendamping berupa sosialisasi program dan materi dasar Sapta Pesona, keamanan dan keselamatan.
Baca juga: Desa Penglipuran mulai bangkitkan wisata kebugaran lewat ajang lari
Dilanjutkan pada hari kedua sampai keempat dengan materi kelembagaan, tata kelola amenitas, pariwisata berkelanjutan dan green tourism atau konsep pariwisata yang berorientasi pada pelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, dan efisiensi penggunaan sumber daya.
Untuk hari kelima penyusunan rencana aksi Desa Wisata Koto Gadang.
"Pembinaan yang dilakukan ini berupa destinasi dan sumber daya manusia di desa wisata itu," katanya.
Ia menambahkan program pendampingan desa wisata ini merupakan wujud apresiasi atas prestasi yang diraih Desa Wisata Koto Gadang dalam ajang Wonderful Indonesia Award (WIA) sub bidang destinasi pada 2025.
Baca juga: Wamenpar nilai Museum Marsinah perkuat daya tarik wisata budaya
Pendampingan ini dalam rangka mengembangkan dan berdaya saing global melalui strategi tata kelola destinasi, peningkatan kualitas dan memastikan keberlanjutan inovasi desa wisata itu.
Kemenpar melakukan pendampingan desa wisata di 15 desa wisata tersebar di Indonesia.
"Desa Wisata Koto Gadang merupakan satu-satunya mendapatkan pendampingan dari Kemenpar di Sumbar dan ini suatu kebanggaan bagi kita," katanya.
Pewarta: Altas Maulana
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.