Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 1.175 calon haji berasal dari Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur diberangkatkan ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Minggu, untuk selanjutnya ke Tanah Suci guna mengikuti rangkaian ibadah haji 2026.

Pelaksana Tugas Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan pemberangkatan dilakukan dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 102, 103, 104, dan 105.

Kloter 102 diberangkatkan pada pukul 16.00 WIB, sedangkan tiga kloter lainnya dijadwalkan malam hari.

“Kami meminta seluruh jamaah menjaga kondisi fisik dengan memperbanyak makan dan minum serta mengurangi aktivitas yang tidak perlu,” katanya.

Ia mengimbau jamaah tetap berkoordinasi dengan ketua kloter maupun tim kesehatan selama menjalankan ibadah haji.

Baca juga: Wagub Jambi beri pesan JCH jaga kesabaran selama menjalankan ibadah

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung Suryani mengatakan jumlah anggota jamaah yang berangkat mengalami pengurangan dibandingkan dengan saat pelepasan, beberapa waktu lalu yang 1.178 orang.

“Terdapat tiga jamaah yang batal berangkat karena masalah kesehatan,” katanya.

Dia menyebut satu calon haji harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan istrinya memilih menunda keberangkatan untuk mendampingi suaminya, sedangkan satu calon lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Untuk mendukung kelancaran ibadah, panitia juga menyiapkan 12 kursi roda bagi anggota jamaah yang membutuhkan bantuan mobilitas.

Kursi roda tersebut telah lebih dahulu dikirim ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya bersama koper jamaah pada Sabtu (16/5).

Suryani mengimbau jamaah memprioritaskan pelaksanaan rukun dan wajib haji terlebih dahulu serta menunda ibadah sunah agar kondisi fisik tetap terjaga.

“Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Baca juga: Wakil Bupati Lebak lepas 365 calon haji

Baca juga: Kemenhaj sediakan 15 porsi makanan siap santap saat puncak haji

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.