Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan gedung baru Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin.

Puskesmas Kecamatan Kembangan saat ini memiliki delapan puskesmas pembantu, salah satunya Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II yang melayani sekitar 20.113 jiwa. Pada 2025, rata-rata kunjungan harian di puskesmas tersebut mencapai sekitar 80 hingga 100 pasien per hari.

“Tadi, saya melihat hampir semua fasilitas yang dimiliki kondisinya sangat baik, dan respons masyarakat rata-rata mengapresiasi pelayanan yang ada,” ujar Pramono saat dijumpai di Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II, Jakarta Barat, Senin.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengapresiasi sejumlah inovasi layanan yang dihadirkan di Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II.

Layanan tersebut meliputi Teras Sehat, yakni pemberdayaan lansia melalui pengembangan tanaman hidroponik, tanaman obat keluarga, dan ikan sebagai sumber protein tinggi, kemudian Glam/Gym Lansia Aktif Mandiri, yaitu area lansia untuk berlatih gerak fisik ringan, serta Area Moana, yaitu area bermain anak yang berfokus pada pengembangan motorik.

“Bahkan, baru pertama kali saya melihat ada kelompok lansia, ada yang sampai usia 83 tahun, memanfaatkan puskesmas ini sebagai tempat berkumpul sekaligus sarana berolahraga dan bersilaturahmi,” ungkap Pramono.

Baca juga: Pramono soroti pentingnya puskesmas pembantu untuk warga di RW kumuh

Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II menerapkan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP), yaitu pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup, mulai dari ibu dan anak, usia produktif, hingga lansia yang disertai penguatan upaya promotif dan preventif.

Pria yang akrab disapa Pram itu pun berharap dengan hadirnya puskesmas tersebut, kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan di Jakarta semakin baik.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini memiliki 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu.

Selain itu, dua rumah sakit tambahan akan dibangun sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan masyarakat. Keberadaan fasilitas kesehatan itu juga diharapkan dapat menjangkau masyarakat Jakarta secara merata.

“Itulah yang menjadi ujung tombak Pemerintah DKI Jakarta dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ucap Pramono.

Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II didukung oleh 17 tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, dan tenaga pendukung lainnya untuk melayani empat RW di wilayah Meruya Selatan II.

Selain penguatan fasilitas kesehatan, Pemprov DKI juga memperkuat berbagai program prioritas kesehatan, di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas melalui JakCare, serta digitalisasi layanan kesehatan melalui JAKSIMPUS.

Baca juga: Pram berkomitmen penuhi kebutuhan akan puskesmas pembantu di Jakarta

Baca juga: Dinkes DKI upayakan pembangunan puskesmas pembantu di 15 kelurahan

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.