Keberhasilan menjaga pasokan dan produksi beras nasional sangat berpengaruh terhadap kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah perlahan mengguncang jalur perdagangan global, termasuk energi, logistik, hingga rantai pasok pangan yang makin rentan dan tidak menentu.
Di tengah situasi tersebut, Indonesia justru berdiri lebih tenang dengan cadangan beras nasional yang kuat, dikelola Perum Bulog sebagai penyangga utama stabilitas pangan.
Memasuki usia ke-59 tahun, Perum Bulog memperlihatkan peran yang semakin strategis melalui gudang-gudang penuh hasil serapan panen petani dalam negeri yang tersebar di berbagai wilayah.
Selama hampir enam dekade, Bulog tidak hanya menjaga stok beras pemerintah, tetapi juga menstabilkan harga, menjembatani petani dan konsumen, serta memastikan pangan hadir merata.
Dari lumbung padi Nusantara inilah Indonesia perlahan kembali menegaskan diri sebagai kekuatan pangan dunia, dengan Bulog sebagai penggerak yang menjaga keseimbangan sekaligus arah baru perberasan global.

Kembali ekspor
Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.