Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta Harry Ara Hutabarat menegaskan pendidikan mengenai Keterbukaan Informasi Publik (KIP) perlu ditanamkan sejak dini kepada siswa sebagai upaya membangun generasi yang transparan, jujur, dan berintegritas.

“KIP harus ditanamkan sejak dini kepada siswa. Anak-anak perlu memahami bahwa keterbukaan informasi merupakan hak publik yang harus dijalankan secara bertanggung jawab,” ucap Harry saat melakukan kunjungan ke SDN 01 Pancoran, Senin.

Dia juga mengapresiasi SDN 01 Pancoran atas capaian hasil E-Monev Tahun 2025 dengan predikat “Menuju Informatif” dan nilai 82,5.

“Dedikasi sekolah SDN 01 Pancoran bukan kebetulan, tetapi lahir dari komitmen yang kuat sehingga berhasil meraih kategori menuju informatif,” ujar Harry.

Dia pun menilai SDN 01 Pancoran layak menjadi sekolah percontohan dalam penerapan keterbukaan informasi publik sejak tingkat sekolah dasar.

Bahkan, pengenalan KIP sejak dini dinilai dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter sekaligus langkah preventif terhadap praktik korupsi di masa depan.

“Ini menjadi langkah awal yang sangat baik. Pertama kali di tingkat sekolah dasar diperkenalkan pemahaman keterbukaan informasi publik sejak dini, termasuk dalam upaya pencegahan korupsi sebagai bekal calon pemimpin masa depan,” ungkap Harry.

Dalam kesempatan itu, dia juga meninjau pelaksanaan Assesment Sumatif Akhir Semester (ASAS) kelas 6 SDN 01 Pancoran yang dinilainya sangat tertib.

Baca juga: KI DKI dorong SMPN 107 Jaksel tingkatkan layanan informasi publik

Selain itu, Harry menjelaskan pada 2025, KI DKI Jakarta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap 829 badan publik di Jakarta.

Hasil monitoring tersebut menjadi dasar rekomendasi perbaikan layanan informasi publik bagi masing-masing badan publik.

Harry mengatakan kegiatan monitoring dan evaluasi bukan bertujuan melakukan audit, melainkan sebagai bentuk edukasi dan pendampingan agar badan publik mampu memberikan layanan informasi secara maksimal kepada masyarakat.

“Pada prinsipnya, kategori menuju informatif tinggal selangkah lagi menjadi informatif. Karena itu, kami mendorong agar sekolah terus meningkatkan kualitas layanan informasi publiknya,” kata Harry.

Sementara itu, Kepala SDN 01 Pancoran Elanda Rosyina mengaku bersyukur atas apresiasi dan kunjungan dari KI DKI Jakarta. Menurut dia, hasil evaluasi tersebut menjadi motivasi untuk terus melakukan pengembangan layanan sekolah.

“Kami merasa terhormat dapat dikunjungi langsung. Ini menjadi evaluasi sekaligus apresiasi dan motivasi bagi kami untuk menjadi lebih baik lagi,” ungkap Elanda.

Dia pun memastikan pihak sekolah menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang telah diberikan KI DKI Jakarta sebagai bagian dari pengembangan tata kelola sekolah yang lebih terbuka, transparan, dan informatif.

Baca juga: KI DKI nilai keterbukaan informasi fondasi kepercayaan masyarakat

Baca juga: KI DKI tekankan pentingnya transparansi dalam SPMB di sekolah

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.