Jakarta (ANTARA) - Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri memastikan integrasi CCTV di Jakarta dalam satu sistem pengawasan akan dilengkapi dengan teknologi pendukung, khususnya untuk kepentingan penyidikan dan penyelidikan.
“Kita punya semuanya, tapi itu teknis penyidikan dan penyelidikan,” kata Asep usai penandatanganan nota kesepakatan di Balai Kota, Jakarta, Senin.
Kendati demikian, Asep tidak menjelaskan teknologi itu secara rinci karena hal tersebut bersifat teknis. Namun, ia memastikan keberadaan CCTV akan membantu polisi mempercepat respons ketika terjadi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.
Asep juga mengungkapkan Polda Metro Jaya saat ini juga terus memetakan titik-titik rawan kejahatan untuk memperkuat patroli dan pengawasan di lapangan.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menjelaskan akses dashboard CCTV tidak bisa dibuka secara bebas oleh masyarakat karena berkaitan dengan kerahasiaan publik.
Pramono mengatakan CCTV tersebut hanya bisa diakses oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, hingga Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam).
“Untuk dashboard-nya nanti tentunya tidak semua orang bisa dengan mudah membuka CCTV ini karena ini menyangkut kerahasiaan publik,” katanya.
Diketahui, 24 ribu CCTV di Jakarta akan diintegrasikan dalam satu sistem pengawasan. Puluhan ribu CCTV tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), organisasi perangkat daerah (OPD), sarana lalu lintas milik Polda Metro Jaya, hingga gedung-gedung bertingkat lebih dari empat lantai di Jakarta.
CCTV yang telah terpasang di berbagai titik strategis, di antaranya MRT, LRT, Transjakarta, hingga gedung bertingkat juga akan dihubungkan dalam satu sistem terpadu.
Integrasi CCTV ini diharapkan memperluas jangkauan pengawasan dan memperkuat program “Jaga Jakarta” yang selama ini dijalankan bersama Forkopimda DKI Jakarta.
Baca juga: Tingkatkan keamanan, Pemprov DKI dan Polda integrasikan 24 ribu CCTV
Baca juga: Legislator sebut optimalisasi CCTV di Jakarta sudah mendesak
Baca juga: Pramono akan lanjutkan janji kampanye soal pemasangan CCTV di DKI
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.