Beijing (ANTARA) - Produksi listrik oleh perusahaan-perusahaan pembangkit listrik utama China naik 2,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi 744 miliar kilowatt-jam pada April, tunjuk data resmi pad Senin (18/5).
Tingkat pertumbuhan tersebut 1,2 poin persentase lebih tinggi dibanding angka yang tercatat pada Maret, menurut Badan Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China.
Pada empat bulan pertama tahun ini, produksi listrik oleh perusahaan-perusahaan tersebut mencapai 3,12 triliun kilowatt-jam, naik 3,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Jika dijabarkan berdasarkan sumbernya, output listrik tenaga air melonjak 12,2 persen (yoy) pada bulan lalu, dengan laju pertumbuhan meningkat 1,4 poin persentase dibanding Maret.
Output listrik tenaga surya meningkat 7,1 persen (yoy), sementara output listrik tenaga termal naik 3,1 persen, ungkap data NBS.
Output listrik tenaga nuklir dan tenaga bayu masing-masing turun 8,7 persen dan 5 persen, menurut data NBS.
Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.