Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah untuk membantu berupaya membebaskan aktivis hingga jurnalis asal Indonesia yang disandera oleh Israel saat berada dalam armada kapal bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza, Palestina.
Berdasarkan informasi yang dia himpun, ada sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang ikut dalam rombongan bantuan kemanusiaan internasional itu, termasuk dua jurnalis Republika yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai.
"Saya mengecam ulah Israel ini," kata Sukamta di Jakarta, Senin.
Menurut dia, pemerintah Indonesia bisa mendesak Dewan Keamanan PBB dan juga melobi Amerika Serikat hingga Israel untuk membebaskan para WNI yang dikabarkan disandera.
Baca juga: PBB desak Israel agar "segera" bebaskan aktivis armada tujuan Gaza
Di tengah upaya berbagai pihak meredam konflik, dia menilai seharusnya Israel menghormati proses itu dengan tidak melakukan manuver yang kontraproduktif dengan upaya mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.
"Dengan adanya Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Presiden Trump, seharusnya sikap Israel juga setidaknya sejalan dengan upaya BoP untuk mewujudkan perdamaian di Palestina," kata dia.
Dia menegaskan bahwa dalam kondisi konflik dan perang sekalipun, kegiatan jurnalistik dan misi kemanusiaan dilindungi oleh Piagam PBB.
Baca juga: Komisi I DPR kecam Israel cegat-tangkap aktivis Global Sumud Flotilla
"Instrumen hukum internasional yang ada sudah seharusnya sudah cukup untuk mendesak Israel membebaskan para aktivis dan jurnalis serta membuka blokade bantuan kemanusiaan" kata dia.
Adapun armada kapal bantuan internasional untuk warga Gaza, Palestina itu dilakukan dengan misi berjudul Global Sumud Flotilla. Para aktivis internasional itu bergerak menuju Gaza menggunakan kapal-kapal kecil dengan membawa bantuan untuk Gaza.
Dalam misi yang terbaru ini, armada puluhan kapal kecil itu dikabarkan berangkat dari kawasan selatan Turki. Namun di tengah pelayaran, mereka dicegat oleh militer Israel di perairan.
Baca juga: Dua aktivis kemanusiaan Global Sumud dideportasi usai ditahan Israel
Baca juga: Flotilla: Dua aktivis yang diculik Israel ditahan di penjara Gaza
Baca juga: Dua aktivis kemanusiaan Global Sumud dideportasi usai ditahan Israel
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.