Tokyo (ANTARA) - Ada sejumlah kekhawatiran terhadap kemampuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menanggapi krisis internasional, kata Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi.
Dalam rapat komite terkait di majelis tinggi parlemen Jepang, Senin, Motegi ditanya tentang pendanaan PBB dan organisasi internasional, serta fungsi keamanan apa yang mereka dukung.
"Memang, ada pertanyaan yang diajukan tentang apakah PBB memiliki kapasitas yang cukup untuk menanggapi berbagai tantangan internasional," katanya menanggapi hal tersebut.
"Secara khusus terkait dengan Dewan Keamanan PBB, ada indikasi bahwa kemampuannya menurun dalam mencegah dan menyelesaikan konflik," imbuhnya.
Menlu Jepang lebih lanjut mengatakan 51 negara terlibat dalam pendirian PBB, sedangkan organisasi tersebut saat ini telah menyatukan lebih dari 190 negara.
Dalam hal ini, sejumlah pertanyaan semakin lantang diajukan terkait apakah Dewan Keamanan saat ini mencerminkan keadaan yang sebenarnya dari komunitas internasional, katanya.
Motegi menambahkan bahwa Tokyo akan terus mendorong reformasi Dewan Keamanan PBB dan berpartisipasi dalam upaya memperkuat kerja sama multilateral.
Sumber: Kyodo-OANA
Baca juga: Dubes AS untuk PBB sebut negosiasi dengan Iran masih terus berlangsung
Baca juga: Rusia tegaskan Dewan Perdamaian bentukan Trump bukan pengganti PBB
Penerjemah: Katriana
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.