Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyambangi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, untuk mengecek kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini tengah mengalami dinamika.

Dasco menyambangi Gedung IHSG yang berlokasi di kawasan Sudirman Central Bussines Disctrictb (SCBD) bersama Ketua Dewan Komisioner OJK Frederica Widyasari Dewi, dan CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.

Selain itu, ada juga Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dony Oskaria.

Baca juga: IHSG melemah di tengah pasar "wait and see" arah suku bunga BI

Mereka tiba di Gedung BEI sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung menuju ke lantai 6 untuk bertemu dengan pihak dari BEI. Namun Dasco bersama para pejabat lainnya itu belum berkomentar apapun terkait maksud dan tujuannya ke Gedung IHSG tersebut.

Adapun IHSG BEI pada Selasa bergerak melemah di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap arah kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Baca juga: BEI imbau investor atur strategi di tengah koreksi IHSG

Baca juga: OJK nilai banyak saham RI berpotensi masuk indeks global MSCI

IHSG dibuka melemah 0,03 poin atau 0,00 persen ke posisi 6.599,21. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,60 poin atau 0,09 persen ke posisi 650,49.

"Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran 6.400- 6.700," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Dari dalam negeri, tekanan terhadap nilai tukar rupiah mendorong munculnya perkiraan bahwa Bank Indonesia (BI) berpeluang menaikkan BI-Rate pada pertemuan Selasa (18/05) dan Rabu (19/05).

Baca juga: BEI: Saham RI keluar dari indeks global konsekuensi jangka pendek

Baca juga: OJK sebut perubahan komposisi indeks MSCI juga dialami saham Asia lain

Baca juga: BEI terima audiensi emiten dengan konsentrasi kepemilikan tinggi

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.