Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebagian wilayah Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Selasa

Prakirawan BBMKG Wilayah I Endah Paramitha di Medan, Selasa, mengatakan, berdasarkan analisis lapisan angin terpantau adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Samudera Hindia yang membentuk belokan angin dan daerah konvergensi.

Selain itu, juga adanya aktivitas fenomena MJO (Madden-Julian Oscillation), yaitu gelombang atmosfer yang memicu pembentukan awan hujan dan meningkatkan kecepatan angin di fase tiga di Samudra Hindia, dan juga adanya gelombang Calvin yang terpantau aktif di wilayah Sumatera utara.

Baca juga: BMKG prakirakan hujan petir landa sejumlah kota besar pada Selasa

Kondisi tersebut mendukung proses pengangkatan massa udara dan berpotensi meningkatkan awan awan hujan di wilayah Sumatera Utara.

Cuaca di Sumatera Utara pada Selasa pagi cerah berawan dan berpotensi hujan ringan di Nias Selatan dan Nias Utara, sementara pada siang hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Langkat, Samosir, dan Simalungun.

Pada malam hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di Langkat dan Asahan serta pada dini hari berawan dan hujan ringan di Langkat, Deli Serdang, dan Serdang Bedagai.

Baca juga: BMKG: Perairan Aceh dan NTT jadi wilayah paling rawan gelombang tinggi

Suhu udara rata rata 16 hingga 33 derajat Celcius dengan kelembaban 75 hingga 99 persen dan angin berhembus dari timur ke barat Daya dengan kecepatan 3-8 km per jam.

Pewarta: Juraidi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.