Jakarta (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jakarta Selatan (Jaksel) menggandeng 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan untuk mengikuti bazar yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada 19-21 Mei 2026.

“Bazar ini merupakan kegiatan rutin bulanan Dekranasda Jakarta Selatan yang diikuti anggota JakPreneur dan kelompok UP2K se-Jakarta Selatan,” kata Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan Djaharuddin dalam pembukaan bazar Dekranasda di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa.

Dia mengatakan kegiatan bazar tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan terhadap pelaku UMKM, khususnya yang bergerak dalam bidang kerajinan.

Kegiatan itu menghadirkan berbagai produk unggulan, mulai dari fesyen, kerajinan tangan, makanan hingga hasil panen dari masing-masing kecamatan di Jakarta Selatan.

Menurut dia, Dekranasda memiliki peran penting dalam membina seni kerajinan sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus meningkatkan peluang usaha masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi sarana mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat sekaligus memperkuat pengembangan produk lokal,” ujar Djaharuddin.

Selain bazar, kegiatan itu juga diisi dengan bincang literasi keuangan yang bekerja sama dengan Bank DKI.

Pihaknya pun berharap kegiatan tersebut dapat membantu pelaku UMKM memperluas pemasaran produk sekaligus meningkatkan daya saing usaha mereka di tengah perkembangan pemasaran digital.

Bazar Dekranasda dan UP2K PKK Jakarta Selatan digelar di selasar lantai dasar Blok B-C Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada 19-21 Mei 2026.

Baca juga: Dorong pengembangan UMKM, Pemkot Jaksel adakan pelatihan bisnis kopi

Baca juga: Pemkot Jaksel ajak ASN majukan UMKM di Sentra Fauna Lenteng Agung

Baca juga: Perajin di Jaksel naik kelas lewat kurasi produk Dekranasda

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.