Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mendorong seluruh kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di wilayah setempat untuk bergabung dalam program JakPreneur guna memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Kalau sudah masuk JakPreneur, nanti bisa mendapatkan pembinaan, mulai dari legalisasi usaha, sertifikasi halal, izin edar, HAKI (Hak Kekayaan Intelektual), sampai pelatihan branding dan pemasaran digital,” kata Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan Djaharuddin dalam pembukaan bazar Dekranasda di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa.

Dia mengatakan para pelaku usaha yang tergabung dalam JakPreneur bisa mendapatkan berbagai pendampingan usaha.

Selain itu, kata dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga membuka peluang bagi UMKM binaan JakPreneur untuk masuk ke dalam sistem e-order atau pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Menurut dia, sistem tersebut dapat membantu memperluas pasar produk UMKM, termasuk produk makanan dan kerajinan yang biasa digunakan dalam kegiatan pemerintahan.

“Kalau sudah terdaftar, produk UMKM bisa masuk aplikasi e-order sehingga kegiatan pengadaan di kecamatan maupun kota dapat melibatkan pelaku usaha lokal,” ujar Djaharuddin.

Baca juga: DKI lakukan pembinaan UMKM secara terintegasi lewat Jakpreneur

Lebih lanjut, pihaknya juga memberikan pelatihan terkait pengemasan produk, pemasaran melalui siaran langsung atau live streaming hingga strategi membangun merk agar mampu bersaing di era digital.

Dengan demikian, Pemkot Jakarta Selatan berharap seluruh UP2K PKK di tingkat kecamatan segera terdaftar dalam JakPreneur sehingga lebih mudah mendapatkan pembinaan dan akses pasar.

Sementara itu, kegiatan Bazar Dekranasda dan UP2K PKK Jakarta Selatan berlangsung pada 19-21 Mei 2026 dengan melibatkan puluhan pelaku UMKM binaan dari berbagai kecamatan.

Berdasarkan data Dinas PPKUKM DKI Jakarta, persentase peserta JakPreneur yang telah terdigitalisasi mencapai 11,15 persen di Jakarta Selatan hingga kini.

Baca juga: 45 ribu pelaku UMKM di Jakarta Barat telah bergabung dengan Jakpreneur

Baca juga: Pemkot Jaktim siapkan sistem terpadu Jakpreneur dari hulu ke hilir

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.