Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jakarta Selatan (PPKUKM Jaksel) memberikan edukasi literasi keuangan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui permainan digital “Game Dagang”.
"Melalui gim ini, pelaku UMKM diajarkan membedakan pengeluaran pribadi dan pengeluaran usaha karena itu harus dipisahkan," kata Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan Djaharuddin dalam pembukaan bazar Dekranasda di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa.
Dia mengatakan permainan tersebut dibuat untuk membantu pelaku usaha memahami pengelolaan keuangan usaha secara sederhana dan interaktif.
Permainan itu dikembangkan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, PT Netzme Kreasi Indonesia, dan Ruangguru sebagai bagian dari edukasi literasi keuangan bagi UMKM.
Menurut Djaharuddin, peningkatan literasi keuangan penting agar pelaku usaha dapat melihat perkembangan bisnis secara lebih terukur.
Baca juga: Dorong pengembangan UMKM, Pemkot Jaksel adakan pelatihan bisnis kopi
Selain memperkenalkan “Game Dagang”, kegiatan bazar juga diisi dengan talkshow literasi keuangan oleh Bank DKI terkait pengelolaan hasil usaha dan pengembangan bisnis UMKM.
Pihaknya pun berharap edukasi tersebut dapat membantu pelaku usaha lebih memahami pengelolaan modal, pencatatan keuangan dan strategi pengembangan usaha.
"Diharapkan para pelaku usaha bisa terbantu untuk mempelajari keuangan melalui gim tersebut," ungkap Djaharuddin.
Bazaar Dekranasda dan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jakarta Selatan berlangsung pada 19-21 Mei 2026, dengan melibatkan 30 UMKM binaan dari berbagai kecamatan di Jakarta Selatan.
Melalui berbagai inovasi dan kolaborasi, Pemprov DKI terus memperkuat ekosistem UMKM agar mampu naik kelas dan berdaya saing global.
Baca juga: Pemkot Jaksel targetkan 30 pedagang umum berjualan di Sentra Fauna
Baca juga: PPKUKM Jaksel tambah mural dan pohon di Sentra Fauna Lenteng Agung
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.