Jakarta (ANTARA) - Kemacetan lalu lintas (lalin) sepanjang 5 kilometer (km) terjadi di ruas Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa, imbas penutupan jalan di sekitar lokasi kebakaran gudang plastik di Kapuk, Cengkareng.

Tumpukan kendaraan terpantau mengular di sepanjang Jalan Daan Mogot, mulai dari kawasan Halte Jembatan Baru hingga ke Jalan Pangeran Tubagus Angke.

"Betul sekali. Itu macet karena Jalan Peternakan Raya yang arah Kapuk, yang Kampung Gusti, yang Jembatan Genit itu kan belum bisa dilintasi, karena sampai sekarang kan masih proses pendinginan," ujar Kepala Urusan Pembinaan Operasi atau Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Sudarmo saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Penutupan jalan itu, kata dia, memutus jalur yang biasa dilewati kendaraan angkutan barang.

Imbasnya, aliran kendaraan beralih ke Jalan Daan Mogot, baik arah Grogol maupun Kalideres.

"Jadi, yang biasanya lintasan kendaraan logistik dari utara, putar lewat Kampung Gusti, putar ke Jembatan Genit terhambat. Akhirnya, ya, lintasannya ke Daan Mogot semua," kata Sudarmo.

Peralihan arus kendaraan logistik dan kendaraan pribadi yang terjadi pada jam sibuk itu pun membuat lalu lintas mengular panjang sampai dengan saat ini.

"Imbasnya, (mengular) dari Tubagus Angke sampai Cengkareng. Yang dari Kalijodo juga sama itu, sudah sampai depan Yayasan Jabaragung itu," ungkap Sudarmo.

Baca juga: Kebakaran di Jakbar, Sudin Gulkarmat segera terjunkan alat berat

Sementara itu, petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Barat telah menyebar ke titik-titik kemacetan untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

"Sudah ada upaya penguraian dari petugas. Ada dari Unit Lantas Polsek Cengkareng dan Polsek Grogol Petamburan dikerahkan mengatur arus lalin," tutur Sudarmo.

Masyarakat yang hendak melintas di Jalan Daan Mogot pun diimbau agar mencari jalur alternatif lainnya sehingga tidak terjebak kemacetan.

Di sisi lain, kondisi bangunan yang terbakar sejak Senin (18/5) pukul 14.30 WIB itu menunjukkan masih ada bara api pada bagian dalam tumpukan material plastik, meskipun titik api sudah dilokalisasi.

Selain itu, halaman depan gudang juga digenangi oleh air pemadaman dan dipenuhi puing-puing bangunan yang roboh.

Sementara, atap beserta tembok pada bagian sisi bangunan gudang itu terlihat ambruk.

Setidaknya, 16 unit mobil pemadam kebakaran masih disiagakan di lokasi kebakaran.

Sebuah armada bronto skylift juga dikerahkan di lokasi untuk menyemprot air dari sisi atas ke titik-titik reruntuhan dan sisa material plastik.

Beberapa kali, api dapat dipadamkan dan asap perlahan menghilang, namun selalu kembali menyala dan menimbulkan kepulan asap hitam.

Baca juga: Asap hitam masih membumbung dari gudang plastik terbakar di Cengkareng

Baca juga: Dua rumah di Jaktim terbakar, diduga akibat korsleting listrik

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.